MADUGO LAKSANAKAN DUA MOMEN PENTING; DONOR DARAH DAN REKAM E-KTP SERENTAK

GOMBONG [Madugo News] – SMK Ma’arif 2 Gombong mengadakan kegiatan donor darah dan rekam E-KTP bersamaan pada hari Rabu (22/5). Kedua kegiatan ini berlangsung dengan lancar disertai antusiasme yang bagus.

Kegiatan donor darah dimulai pada pukul 9 pagi. Tiga orang petugas Aftap hadir dengan mobil PMI untuk membantu prosesi pengambilan darah dari para pendonor. Proses donor darah dilakukan di dalam mobil PMI. Peserta donor darah harus melakukan registrasi terlebih dahulu untuk didata. Selanjutnya mereka akan diarahkan untuk mengikuti tes seleksi kelayakan donor.

“Peserta donor harus dites dahulu tekanan darahnya. Jika normal, kemudian dilanjutkan dengan tes Hemoglobin. Terakhir, apabila pendonor baru akan dicek golongan darahnya untuk keperluan pendataan,” ucap Afied Ilham Maulana selaku petugas PMI Kebumen yang bertugas.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa kegiatan donor darah keliling dari PMI Kebumen ini dilakukan dalam kurun waktu tiga bulan sekali. Terdata lebih dari 30 pendaftar yang berniat untuk mendonorkan darah mereka akan tetapi hanya 20 peserta yang lolos dan berhasil mendonorkan darahnya. Ditemukan juga beberapa orang yang hendak mendonorkan darah, namun sayang sekali karena adanya keterbatasan waktu maka belum bisa mendonor pada kesempatan tersebut.

“Dari 30 lebih peserta yang mendaftar, ada 10 diantaranya yang tidak lolos pengecekan. Empat orang dari mereka tekanan darahnya ada yang terlalu tinggi dan terlalu rendah. Terdapat 1 orang dengan HB yang terlalu rendah dan 3 orang dengan HB yang terlalu tinggi. Satu orang baru meminum obat dalam jangka waktu dekat dan satu orang sedang menstruasi,” lanjut Afied.

Bersamaan dengan diadakannya kegiatan donor darah, di ruang 15 dan 16 sedang berlangsung proses perekaman E-KTP. Kegiatan ini merupakan program “Inovasi Ketapel 17” yang diinisiasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kebumen.

Ibu Eko Wati selaku salah satu petugas dari Disdukcapil menyampaikan dalam wawancaranya (21/5), “Program ini merupakan program inovasi yang memang telah dianggarkan oleh pemerintah untuk dilakukan rutin setiap tahunnya. Kami memilih sekolah dimana potensi siswa yang memang belum rekaman banyak. Data kemudian dikumpulkan dan diundang kepala sekolahnya. Sekolah yang masuk peringkat 20 akan dikunjungi.”

Dalam satu tahun Disdukcapil melakukan satu sampai dua kali pemeringkatan untuk mengetahui sekolah mana saja yang memiliki potensi peserta didik terbanyak yang belum melakukan rekam E-KTP.
Kegiatan ini akan selesai pada bulan Juni dan kembali dimulai pada bulan Juli.

Syarat peserta didik yang dapat mengikuti rekam KTP adalah peserta didik dengan umur 16 tahun ke atas bahkan 16 tahun lebih sehari. Akan tetapi, pencetakan KTP akan dilakukan dan didistribusikan setelah mereka memasuki umur 17 tahun. KTP akan dikirimkan oleh pihak dari Kantor Pos Indonesia yang telah bekerja sama dengan Disdukcapil. Bagi peserta didik yang membutuhkan KTP dengan segera bisa langsung diambil di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

“Terdapat 364 nama peserta didik yang terdaftar sebagai peserta rekam E-KTP. Sejauh ini perekaman berlangsung dengan cukup lancar. Namun, kami harus melakukan pengeditan pada Kartu Keluarga peserta didik yang belum terupdate. Perekaman di aplikasi hanya bisa dilakukan sekali, jadi kami harus betul-betul memastikan bahwa data sudah benar,” jelas Ibu Eko Wati di akhir wawancaranya.

Kedua agenda penting yang melibatkan pihak PMI dan Disdukcapil telah terlaksana dengan lancar. Tentunya agenda tersebut didampingi langsung oleh pihak Kesiswaan dan Pembina PMR SMK Ma’arif 2 Gombong untuk mengkoordinasi para peserta. Pelaksanaan rekam E-KTP kemungkinan belum bisa diselesaikan dalam satu hari sehingga perkiraan akan dilanjutkan di kemudian hari. Sementara kegiatan donor darah yang menghasilkan 20 kantong darah telah rampung walaupun terdapat beberapa calon pendonor yang terpaksa tidak bisa mendaftar karena pendaftaran telah ditutup pada pukul 12.00. Hal ini membuktikan bahwa antusiasme dan kesadaran warga SMK Ma’arif 2 Gombong dan penduduk sekitar akan pentingnya donor darah sangat tinggi.

 

Penulis: Annisa Luthfia Khusna, S.Pd

Editor: Shafri Inganatun Nafangani, S.Pd