Lagi!!!! SMK Madugo kembali raih Juara 2 LKS Tingkat Kabupaten

GOMBONG (MadugoNews) – Meski hanya sebagai anak desa, namun Yogi Wijianarko (18) mampu menorehkan prestasi tingkat Kabupaten Kebumen. Dengan nilai 134,8 siswa kelas XII Jurusan Teknik Audio Video (TAV) SMK Ma’arif 2 Gombong ini berhasil menjadi juara II dalam Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK Mata Lomba Elektronics Application Tahun 2020.

Yogi, kontingen dari SMK Ma’arif 2 Gombong ini kalah tipis dengan pesaingnya Juara I dari SMK Negeri 2 Kebumen dengan nilai 141, sementara juara III diraih oleh siswa SMK Muhammadiyah Kutowinangun dengan nilai 111.

Dirinya mengaku bangga sebagai anak desa yang bisa mengharumkan nama Sekolah di kancah Kabupaten Kebumen. “Alhamdulillah, saya bisa menjadi juara 2 LKS,” ucapnya bangga kepada Jurnalis MadugoNews melalui sambungan telepon, Senin (21/12).

Putra dari pasangan Bapak Sarwono dan Ibu Marsih itu, mengaku sempat ragu untuk mengikuti lomba. Namun berkat motivasi dari guru pembimbingnya Drs. Tri Wahyono, Nur Kholik, S.T., Indra Saeful dan Nur Hamim dirinya makin semangat dan percaya diri untuk maju lomba di Tingkat Kabupaten tersebut. Yogi pun optimis saat mengikuti lomba yang berlangsung di SMK Cipta Karya Prembun, Kebumen 21 Desember 2020.

“Sempat ragu sih pak, tapi yaa tek pelajari kabeh apa bae ilmu sing diwei neng guruku saat latihan, Alhamdulillah lancar…” tuturnya.

Di Prembun, Yogi bertarung dengan 8 peserta utusan dari SMK Jurusan Teknik Audio Video se Kabupaten Kebumen. Dia harus menguasai betul berbagai materi lomba yang meliputi tes teori, desain layout dan tata letak PCB, kerapihan penyolderan dan hasil, LED, seven segmen, push bottom/switch, uji presentasi dan uji wawancara.

Atas prestasi yang ditorehnya, remaja asal RT 2 RW 01 Dukuh Pucung Desa Banyumudal Kecamatan Buayan ini mendapat piala. Selain itu juga piagam serta uang pembinaan dari Panitia Penyelenggara dan dari Sekolahnya.

Di sekolahnya, Yogi juga sebagai kameramen Tim Kreatif SMK Ma’arif 2 Gombong. Tidak hanya itu saja pihaknya sangat aktif ikut kegiatan–kegiatan besar baik didalam maupun di luar sekolahnya. Meski demikian, dia selalu rajin dalam berlatih praktik di bengkel TAV. Hobinya yang gemar membaca dan otak atik elektronik itu, bercita-cita ingin kerja menjadi Teknisi Elektronik. “Setelah lulus, saya pingin menjadi orang suskses di bidang Teknisi Elektronik saja pak,” harapnya.

Komitmen sekolah kepada siswa berprestasi

Sementara itu, Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom mengapresiasi prestasi siswanya, pihaknya merasa tersanjung 3 jurusan di sekolahnya selalu menjadi juara Lomba. Apalagi kemarin ikut melaju ke tingkat Nasional setelah beberapa bulan yang lalu, dan beberapa lomba lainnya termasuk LKS tingkat Kabupaten maupun tingkat Propinsi.

“kami sudah cukup bangga ketiga Jurusan kami melaju sampai ke tingkat Nasional baru baru ini, dan alhamdulillah berhasil dengan Juara 7 untuk jurusan TPTU, sementara jurusan TAV dan TKRO juga sudah sangat baik di tingkat Kabupaten,” ungkapnya.

Tak hanya itu, kepala sekolah yang kerap dipanggil pak jenggot itu juga berharap, yang terpenting adalah pembelajaran bagi guru pendamping untuk mengerti teknologi kekinian bagi 3 jurusan (TAV, TKR dan TPTU).

“SMK Ma’arif 2 Gombong kedepannya harus dapat menjadi juara 1 tingkat nasional pada kejuaraan yang sama tahun depan. Dengan syarat tetap eksis latihan untuk mengikuti perubahan menuju era industrialisasi di pendidikan vokasi,” ujarnya.

Ngadino berjanji, kepada para siswanya yang telah mengukir prestasi akan diberikan beasiswa sesuai dengan tingkatan prestasi yang telah diraihnya. Termasuk guru pembimbing yang ikut serta mengantarkan peserta didiknya menjadi anak yang berkualitas. Pihaknya memberikan dorongan dan keleluasan kepada para siswa yang berjumlah 1.046 itu untuk selalu mengeksplorasi prestasinya.

Segala prestasi yang diraih para siswanya diberi reward yang pantas termasuk dalam bentuk beasiswa. ”Silahkan kalian berlomba-lomba untuk mengharumkan nama sekolah, pihak sekolah akan senantiasa memfasilitasi dan memberikan apresiasi dalam bentuk reward kepada siswa yang telah berprestasi termasuk guru pembimbingnya,” ucap pria yang mendapat penghargaan Kepala Sekolah Hebat tahun 2017 itu. (Sfd)