Lestarikan silaturahim, SMK Madu Go adakan Pengajian Rutin dari rumah ke rumah

Gombong (MadugoNews) – SMK Ma’arif 2 Gombong menggelar acara pengajian dan rapat kordinasi yang diselenggarakan rutin setiap akhir bulan di tempat yang berbeda yaitu keliling dari rumah ke rumah guru dan karyawan (31/8/2014).

Konsep acara tersebut sudah berjalan sekitar tiga tahun yang lalu, kegiatan seperti ini dimaksudkan untuk menyambung tali silaturrahim antar guru dan karyawan serta diharapkan menemukan suasana baru yang lebih akrab, rilex dan nyantai dalam rapat.

Pada acara kegiatan pengajian yang diselenggarakan rutin bulan ini bertempat di kediaman Bapak Sukardi yang beralamatkan Desa Kemukus Rt. 03 Rw. 05 Kecamatan Gombong. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Komite SMK Ma’arif 2 Gombong beserta anggotanya, Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong, Dewan Guru dan Karyawan SMK Ma’arif 2 Gombong serta Mahasiswa PPL UMP Purworejo.

Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB yang diawali dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an dilanjutkan penjelasan tentang “Cara baca huruf di awal surat dalam Al-Qur’an” yang disampaikan oleh Ustadz Fauzi Mahmud.

Pada sambutan Shohibul bait atau tuan rumah yang disampaikan oleh Bapak Misbah, menyampaikan bahwa “Acara seperti ini sangat baik sekali sehingga dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan antar karyawan SMK Ma’arif 2 Gombong, ucapkan rasa terima kasih juga disampaikan kepada para hadirin yang telah berkenan hadir pada acara tersebut di kediamannya”. Pungkas Pak Misbah.

Sementara itu Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal penting, diantaranya: Sosialisasi kurikulum 2013, Penyampaian hasil rapat LPMNU Jawa Tengah di Magelang, dan Penyampaian berita duka yang menimpa keluarga Besar SMK Ma’arif 2 Gombong.

Kyai Fathul Hilal selaku Ketua Komite SMK Ma’arif 2 Gombong memberikan pesan dalam acara tersebut dengan bahasa kerennya “be yourselves so we are ready to be number one” yang artinya jadilah diri sendiri sehingga kita siap menjadi nomer satu. Mudah-mudahan dengan kita berani beda dengan sekolah lain beda dalam arti positif, maka kita akan tetap eksis untuk memegang amanah masyarakat, Pungkas Kyai.

Isi tausyiah yang disampaikan oleh Bapak Kyai Muntaha pentingnya silaturrahim diantara kaum muslimin karena itu syarat dari sempurnanya Iman, Kyai menambahkan dalam bahasa jawa “telung perkoro sing biso ngedekake kito maring surgane gusti Allah, sepindah seneng aweh maring wong kang bahil, kaping kalih gelem nekani maring wong kang sing ora gelem nekani, kaping telune ngapiki maring kong kang sing ora gelem kawruh maring siro.”

Acara berakhir pada pukul 11.45 WIB dengan do’a penutup yang langsung dipimpin oleh Bapak Kyai Muntaha. (sfd)