
GOMBONG [Madugo News] – Agenda Sinkronisasi Kurikulum dan IHT dilaksanakan dengan tujuan untuk menyelaraskan pemahaman dan pandangan guru dan pihak DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri) mengenai kurikulum yang diajarkan di sekolah agar tepat sasaran dengan yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
Agenda yang diselenggarakan pada Selasa (17/6) di Aula SMK Ma’arif 2 Gombong ini dihadiri oleh Pengawas Cabang Dinas Wilayah 9 yakni Bapak Wahyono, S.Pd., MM. sebagai pendamping sekaligus pemateri. Selain itu hadir pula pihak DUDI TAV yakni Merdeka Elektronik Gombong yang diwakili oleh H. Sri Sunantyo, DUDI TSM yaitu Yamaha Sumber Baru Motor Yogyakarta yang diwakili oleh Bapak Zudi Ahmad N selaku service advisor Sumber Baru Motor Wates) dan Yanuar Heri Prasetyo yang merupakan perwakilan dari Sumber Baru Motor Kebumen. Sebagai peserta agenda, seluruh guru SMK Ma’arif 2 Gombong hadir dengan semangat penuh untuk mendapatkan pencerahan mengenai materi yang disampaikan.
Agenda inti yang dipimpin oleh Bapak Khanif Ngafifudin, S.Pd. selaku Master of Ceremony dimulai dengan pemaparan materi oleh Bapak Wahyono mengenai materi Kurikulum Merdeka yang berfokus pada Deep Learning. Beberapa isu muatan Kurikulum 2025 yang beliau sampaikan di antaranya adalah adanya penambahan mata pelajaran yakni coding dan AI, pendekatan pembelajaran, dan kurikulum pendamping (entrepreneur).
Lebih lanjut lagi, Bapak Wahyono menyampaikan bahwa pentingnya pembelajaran di kelas yang berdasar pada 6C. Komponen 6C ini terdiri dari Character (Karakter), Citizenship (Kewarganegaraan), Critical Thinking (Berpikir Kritis), Creativity (Kreativitas), Collaboration (Kolaborasi), dan Communication (Komunikasi). Murid SMK Ma’arif 2 Gombong diharapkan mampu mempelajari dan memiliki keenam komponen penting tersebut dalam rangka mencapai keberhasilan pembelajaran.
Terdapat tiga prinsip pembelajaran yang harus dipahami oleh guru diantaranya adalah Berkesadaran (Mindful). Dalam hal ini seharusnya murid mampu mencapai tahap meregulasi diri dalam proses pembelajaran. Yang kedua adalah Bermakna (Meaningful). Murid diharapkan memiliki kemampuan mengaplikasikan apa yang mereka pelajari dalam proses belajar mengajar. Dan yang terakhir adalah Menggembirakan (Joyful). Tentunya hal ini berkaitan dengan kreativitas guru dalam memberikan materi dan menyertakan metode pembelajaran yang menyenangkan sehingga murid akan lebih antusias dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.
Pemaparan dilanjutkan oleh pihak DUDI TAV (Teknik Audio Video) dan TSM (Teknik Sepeda Motor) yang menekankan pada profil lulusan yang berkarakter untuk dapat lebih mudah diserap oleh dunia industri. Kedisiplinan dan tanggung jawab adalah dua hal penting yang harus menjadi karakter utama murid yang hendak memulai berkerja di dunia industri.
Dalam rangkaian agenda tersebut, bapak ibu guru nampak begitu fokus menyerap materi yang disampaikan oleh para pembicara. Hal ini tentunya akan sangat bermanfaat untuk proses pembelajaran ke depan, terutama dalam menentukan Rancangan Perencanaan Pembelajaran (RPP), pendekatan pembelajaran, penentuan KKTP, dan perangkat pembelajaran lainnya. Melalui kegiatan ini diharapkan agar kurikulum termasuk didalamnya materi yang diajarkan di sekolah mampu selaras dengan dunia industri.
Penulis: Annisa Luthfia Khusna, S.Pd.
Redaktur: Shafri Inganatun Nafangani, S.Pd.






8 komentar
NF, Thursday, 19 Jun 2025
Semoga dengan deeplearning mampu memberikan dampak yg lebih baik bagi murid dalam menuntut ilmu.
Admin, Thursday, 19 Jun 2025
aamiin, terima kasih Kak
mari tingkatkan sinergi seluruh warga Madugo tercinta 🥰
alafyou, Thursday, 19 Jun 2025
mantap sekali, semoga guru Madugo semakin berkualitas
Admin, Thursday, 19 Jun 2025
aamiin, terima kasih do’a baiknya 😍
dania, Thursday, 19 Jun 2025
makin keren aja agendanya madugo
Yogi pray, Thursday, 19 Jun 2025
Kereen.. maju dan jaya SMK ku
Admin, Saturday, 21 Jun 2025
aamiin, terima kasih do’anya kak
Gendhis, Sunday, 22 Jun 2025
Semoga semakin mempermudah dalam mencapai tujuan pendidikan. Sehat selalu Bapak Ibu Guru semua