SMK Ma’arif 2 Gombong Resmikan Bengkel Teaching Factory dan BUMS

GOMBONG, Kebumen24.com – Bengkel Teaching Factory dan Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS), SMK Ma’arif 2 Gombong, Secara Resmi di launching Oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kebudayaan  Wilayah IX Provinsi Jawa Tengah Dwi Yuliati Mulyaningsih. Melalui Bengkel dan BUMS tersebut, diharapkan mampu melatih para peserta didik dan sekaligus memberikan kontribusi nyata,

Kegiatan Launching tersebut di tandai dengan pemukulan Gong dan Pemotongan Pita oleh Turijin dari Fasilitator Kemendikbud RI,  Sabtu 14 Desember 2019, dihalaman sekolah setempat.
Turut hadir pada acara itu, Kabid Dinas Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kebumen Agus Sunaryo, pengurus Lembaga Pendidikan Maarif NU Kebumen H. Azhar Muhammadi, Perwakilan Perusahaan mitra SMK Ma’arif 2 Gombong, serta ratusan siswa siswi serta tamu undangan lainya.
Dalam kesempatan itu, Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino S. Kom menjelaskan,  saat ini ada delapan jenis Teaching Factory BUMS yang ada di sekolahan. Kedepalan BUMS tersebut antara lain Madugo Computer Course and service, Madugo English Course, Madugo Sentra Servis, Madugo Car Course, Madugo Video Shoting & sound system, Madugo Rent Car, Radio Madugo, serta jasa perawatan dan servis pendingin udara atau AC.

“ BUMS saat ini sudah berjalan dan telah melayani masyarakat maupun instansi di Kabupaten Kebumen,” katanya.

Lebih lanjut, Ngadino berharap, keberdaan BUMS nantinya dapat memberi kontribusi positif bagi masyarakat dan sekaligus dapat melatih para peserta didik dalam mengaplikasikan ilmu yang didapat dari bangku sekolah.

“ Semoga BUMS kedepan bisa  benar benar bermamfaat dan menjadi bekal skill bagi mereka para siswa,”imbuhnya.

Sementara itu, dalam sambutan tertulis Bupati yang disampaikan oleh Kabid Disdik Kebumen Agus Sunaryo menyampaikan, selain menyambut baik, pihaknya berharap BUMS tersebut dapat meningkatkan keterampilan para siswa, sehingga setelah  lulus sekolah nanti, mereka siap di terima di dunia kerja.

“ Keberadaan BUMS diharapkan dapat melatih dan mengembangkan skill ker=wirausahaan para siswa, sehingga setelag lulus mereka siap bekerja secara mandiri dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” ujar Bupati melalui sambutan yang dibacakan Kabid Disdik Kebumen. (K24/ARTA/*)